Positif Thinking With Film Semi Serial

Positif Thinking With Film Semi Serial

Akhir-akhir ini banyak sekali ditayangkan Film semi serial India di beberapa stasiun televisi swasta. Bahkan tidak hanya satu judul saja, melainkan banyak sekali judul-judul yang ditayangkannya. Film serial bergenre romantic tersebut tiidak hanya digemari para anak remaja dan dewasa saja, akan tetapi juga berdasarkan survey banyak orang tua yang juga ikut-ikutan menonton bahkan menikmati setiap episodenya. Bayangkan saja setiap harinya film serial india ditayangkan dengan waktu yang sangat lama sekali. Mulai dari siang hari dari orang kerja sampai malam hari menjelang orang tidur, kira-kira sampai jam 10 an malam. Semua film india ditayangkan satu persatu berganti judul yang lainnya.

Sebenarnya tidak masalah juga sih, karena di film serial india tersebut juga merupakan film yang bercerita tentang kisah cinta dan rumah tangga orang. Hampir keseluruhan judul dalam film india juga mengenai love story. Dan mengenai adegan demi adegan yang ditayangkannya juga masih dalam batas sopan dan wajar. Apalagi biasanya didalam tayangan televisi, film semi serial seperti india sudah dalam lulus sensor dari pihak lembaga pertelivisian Inonesia. Jadinya, sangat aman ditonton bagi semuanya. Tidak pandang anak-anak yang menonton ataupun sampai ke orang tua sekalipun. Dan didalam filmnya biasanya tetap dibekali dengan nilai-nilai edukasi tentang sebuah hubungan kekeluargaan, sehingga dapat bermanfaat bagi siapa saja yang telah menontonnya.

Namun, semua itu tentunya mempunyai efek tersendiri bagi para penontonnya. Walaupun sekalipun film tersebut lebih banyak nilai positifnya disbanding negatifnya. Orang yang terlalu sering menonton dan mengikuti film ini di setiap episodenya. Maka, nantinya dampaknya akan dirasakan juga. Semisal waktunya akan terbuang dengan sia-sia karena terlalu fokus pada kegiatan tersebut.  Bagi para ibu-ibu yang juga suka nonton film serial india ini pastinya juga tidak bisa membagi waktu tenangnya dengan wwaktu bersama keluarganya. Baik itu menyiapkan makanan ataupun menyiapkan hal sepele yang lainnya. Perhatian dari ibu-ibu kepada anaknya juga seakan terasa semakin berkurang. Hal-hal tersebut yang harus bisa diperhatikan supaya tetap bisa membagi waktu antara waktu santai sendiri dengan waktu memperhatikan bersama keluarga.